Ciri Perkembangan Bayi pada Usia 3 Bulan yang Wajib Diikuti

14.-artikel-perkembangan-bayi-5-bulan_ratio-1_700x278pxl

Bagi orang tua, ketika bisa menjadi saksi atas perkembangan bayi itu sangat melegakan batin. Si kecil bukan semata sebagai individu, tetapi aset bagi setiap elemen kehidupan ini. Menarik sekali melihat mereka tumbuh dan berkembang, terutama di usia 0-3 bulan. Pada rentang usia tersebut, apa saja yang terjadi pada bayi Anda?

Ia Mulai Menemukan Mainan Pertamanya

Mainan bagi bayi berusia 3 bulan pertama bukanlah mobil-mobilan, kartu bergambar, ataupun video games. Ia sudah mulai menemukan permainannya yang berasal dari dirinya sendiri. Misal kedua tangannya. Dengan tangan itu, ia mengamati bentuk jari-jemarinya, gerakan tangan sendiri, kemudian memainkannya dengan cara menyatukan telapak tangan.

Hanya dengan itu saja ia sudah bisa terhibur dan tertawa lepas. Pada mulanya, ia hanya membuka dan menutup telapak tangannya. Kemudian seluruh jemarinya ia masukkan ke mulut dan diisap-isap. Kontak antara mata dengan tangannya sendiri semakin hari makin menguat. Bagi dia, aktivitas seperti itu sudah sama dengan sebuah mainan yang keren.

Ia Mulai Bisa Menendang Lebih Kencang

Coba amati bayi Anda dengan saksama. Bukankah pada usia 3 bulan pertamanya itu ia mulai bisa menendang-nendang? Bukan menendang-nendang udara, namun menendang pijakan kakinya. Aktivitas tersebut membuat tubuhnya terdorong ke atas. Lihat saja dan jaga jangan sampai kepalanya membentur tembok akibat aktivitas tersebut.

Pada 3 bulan pertama, sendi-sendinya mulai menguat. Tidak selemah ketika lahir dan berusia beberapa minggu. Sendiri sama dengan engsel pada pintu. Bukankah tanpa engsel, pintu tidak bisa membuka dan menutup? Begitu pula setiap pergerakannya yang tidak pernah lepas dari penguatan pada sendi-sendinya. Semakin kuat sendinya, gerakan tubuh semakin fleksibel.

Ia Mulai Menggunakan Indera Perabanya

Bayi berusia 3 bulan itu indera perabanya mulai sensitif. Setiap pori-pori pada kulitnya sanggup bereaksi dengan lingkungan sekitar. Tidak hanya itu. Ia juga mulai belajar menerjemahkan sentuhan di antara indera perabanya pada benda-benda. Apakah benda itu kasar, halus, berongga, berbulu, timbul, cekung, cembung, dan lain-lain.

Nah, ciri-ciri tersebut mengindikasikan bahwa ia sudah siap diberi mainan fisik. Hanya saja reaksinya masih pasif. Berikan saja mainan kecil seperti kerincingan, cincin yang berasal dari karet atau plastik, mainan berbunyi, maupun boneka. Akan tetapi, pada waktu ia lagi bermain-main, Anda tetap berada di sisinya untuk mengawasinya biar aman.

Ia Mulai Bisa Menirukan Gerakan Anda

Biasanya momen inilah yang ditunggu-tunggu oleh orang tua mana pun. Sebetulnya pada usia sebelumnya, ia sudah memiliki gelagat ingin menirukan. Namun sendi-sendi maupun organ tubuhnya masih belum kuat. Untuk menggerakkannya perlu usaha di luar kemampuan. Mentoknya cuma tertawa ataupun menangis tanpa bisa menggerakkan tubuh.

Di usia 3 bulan pertamanya ini, ketika Anda menjulurkan lidah, ia juga bisa menirukan gerakan Anda. Tapi memang tidak selalu begitu. Kadang-kadang kita gemas sendiri kalau dia tidak mengikuti gerakan yang sudah dipersembahkan padanya. Maklum, dia masih belajar. Kalau usianya bertambah, tentu menirukan hal-hal semacam itu jadi lebih mudah.

Pada perkembangan bayi di usia 3 bulan pertamanya juga sudah bisa berguling. Khususnya pada akhir bulan ketiga. Berikan apresiasi atas setiap gerakan yang sudah berhasil ia lakukan. Bagaimana pun, ia juga sudah mampu merespons sugesti yang Anda berikan padanya. Perkembangan usia selanjutnya bisa Anda simak di nutriclub.co.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *