Tahap Perkembangan Anak Usia 5 Tahun

Anak adalah investasi masa depan, jadi membentuk dan mempersipakan anak dalam perkembangannya adalah cikal bakal tumbuhnya penerus yang sehat.

Anak yang sehat memiliki bakat untuk berkembang yang sangat luar biasa. Sinapsis yang terbentuk saat masa batita memerlukan stimulus yang berulang supaya jaringan persarafan di otak makin kuat terbentuk. Anak membutuhkan nutrisi yang cukup supaya dia tetap sehat dan memiliki energi untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.

Beberapa bentuk perkembangan anak usia 5 tahun di antaranya :

  1. Sudah berani bermain sama teman-temannya di luar rumah.
  2. Sudah bisa membedakan jenis kelamin.
  3. Sudah banyak menguasai kosakata.
  4. Bisa mendengarkan dengan baik saat orang di sekitar berbicara dengannya.
  5. Bisa memakai bajunya sediri tanpa bantuin orang dewasa.
  6. Sudah mengenal banyak warna.
  7. Mengalami peningkatan ketertarikkan terhadap angka, huruf, aktifitas baca, menggambar dan menulis.
  8. Bisa menulis namanya sendiri.
  9. Sudah bisa menjawab pertanyaan sederhana.
  10. Sudah bisa menghitung 5-10.
  11. Sudah bisa mencuci tangan sendiri. Perilaku mencuci tangan sendiri sebaiknya di ajarkan sedini mungkin agar anak bisa mengingatnya hingga bertambahnya usia sesuai kepintaran yang dikuasai.

Kondisi langkungan sangat berpengaruh bagi si anak, karena diusia 5 tahun adalah proses anak dalam menirukan hal-hal baru yang ia lihat dan dengar. Dalam hal ini orang tua sangat berperan penting dalam pembentukkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Ada beberapa hal yang wajib di ketahui dan lakukan oleh orang tua dalam hal membantu perkembangan anak.

  1. Mendengarkan anak saat mengajak bicara. Beri anak waktu untuk menceritakan hal baru yang ingin di ceritakannya, sehingga anak tidak merasa diabaikan.
  2. Sering berinteraksi dengan anak. Ajak anak selalu dalam hal yang positif, misalnya menggambar bersama, nyanyi, dan bermain.
  3. Berikan kebebasan untuk anak dalam bermain dan berpetualang. Jangan terlalu mengekang anak di dalam rumah. Karna itu akan menjadi hal yang buruk yang masuk dalam pikirannya yang sewaktu-waktu akan menjadi dendam dikala usianya beranjak dewasa hingga melampiaskan dalam bentuk perilaku buruk.
  4. Bersikap adil antara anak perempuan dan laki-laki.
  5. Batasi anak menonton televisi, pastikan agar tidak melihat adegan kekerasan.

Catatan : Hukuman fisik tidak akan pernah bermanfaat. Beritahukan dengan kalimat yang baik saat anak melakukan kesalahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *